Galeri

Kemendag Dan Pemkab Bolmong Sosialisasikan Sistem Resi Gudang Di Sulawesi Utara

Press Realease
No : 148/10/XI/2013

Kepala Biro Pasar Fisik  dan Jasa Kemendag RI Ismadjaja Tungkagi memberikan sambutan dalam sosialisasi SRG, Mogoyunggung II kamis 7 November 2013Wakil Bupati Yanny R Tuuk STh saat memberikan sambutan dalam agenda Sosialisasi SRGLolak 28 oktober 2013 – Dumoga 7 November 2013 – Badan Pengawas Perdagangan berjangka komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan RI kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bolmong Provinsi Sulut, gelar sosialisasi Sistem Resi Gudang (SRG) digudang SRG Desa Mogoyunggung II kabupaten Bolaang Mongondow. Agenda ini dibuka secara resmi Wakil Bupati Yanny R Tuuk STh MM dan dihadiri Kepala Biro Pasar Fisik dan Jasa kemendag RI Ismadjaja Tungkagi yang mewakili Kepala Bappebti. 

Kepala Biro Pasar Fisik dan Jasa Kemendag RI Ismadjaja Tungkagi menuturkan Bolaang Mongondow merupakan salah satu kabupaten sentra produksi gabah terbesar di sulut sehingga BAPPEBTI mengalokasikan pembangunan SRG satu satunya di Sulut. “Seluruh pihak baik pemerintah daerah, Perbankan, asuransi, pengelola gudang hingga kelompok kelompok tani harus senantiasa bersinergi dengan memanfaatkan SRG secara optimal mengingat manfaat SRG yang sangat penting bagi pelaku usaha terutama petani dan usaha kecil mengengah (UKM)” ujar Tungkagi.
Tungkagi menambahkan dengan memanfaatkan resi gudang petani dapat melakukan tunda jual hingga harga komoditi membaik, namun tetap mendapatkan modal atau pembiayaan dari perbankan ataupun Lembaga Keuangan Non Bank (LNKB) untuk melakukan penanaman berikutnya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dimana resi gudang merupakan bukti kepemilikan barang yang disimpan dalam gudang sehingga petani tidak perlu menjual hasil panennya langsung pada saat panen raya dimana harga sedang turun.

Sementara itu Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada kementerian perdagangan RI melalui Bappebti yang menggelar kegiatan ini. Olehnya Wabup berharap kerjasama ini terus terjalin dimana pemerintah Bolmong selalu siap menerima program dari pemerintah pusat. “terwujudnya Bolaang Mongondow yang berbudaya berdaya saing dan sejahtera dijabarkan dalam misi diantaranya memberdayakan ekonomi local yang berbasis kerakyatan, hal ini sejalan dengan Undang Undang nomor 9 tahun 2006 tentang system resi gudang (SRG) yang merupakan salah satu bentuk perlindungan pemerintah terhadap petani” ujar Wabup.
Wabup menambahkan adanya SRG diharapkan mampu memberikan manfaat bagi petani antara lain standard harga jual komoditas yang lebih stabil, mendapatkan kepastian mutu komoditas, memperoleh pinjaman dari Bank untuk pembiayaan lanjutan pada musim tanam berikutnya atas jaminan resi gudang serta penguatan petani dalam berusaha secara berkelompok.
Sosialisasi ini dihadiri Wakil Bupati Yanny R Tuuk STh MM, Kepala Biro Pasar Fisik dan Jasa kemendag RI Ismadjaja Tungkagi SE MSi, Kadis Perindag provinsi Sulut, Direksi PT Pertani Gatot Triyono, Direksi PT KBI Suyitno, Anggota DPRD Bolmong Welti Komaling SE MM, Suardi K Baderan, Kepala Dinas Perindag Bolmong Ir G D Tanor MM, serta sejumlah kepala Dinas lingkup pemkab Bolmong, serta para peserta yang terdiri dari Petugas penyuluh lapangan (PPL), Gabungan Kelompok tani, sangadi dan perangkat Desa se Dumoga Raya, serta pelaku usaha.
Demikian Berita Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kepala Bagian Humas

Mourin Vivie Rotie S.STP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s